
Langkat – InvestigasiGWI.com | Di saat sebagian peringatan hari ulang tahun korporasi kerap berhenti pada seremoni, Bank Rakyat Indonesia (BRI) justru memilih turun langsung ke lapangan. Memperingati HUT ke-130, jajaran manajemen BRI Region 1 Medan mendatangi Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, wilayah yang sebelumnya dilanda banjir, Sabtu (20/12).
Kehadiran langsung pimpinan wilayah BRI ini bukan tanpa alasan. Banjir yang menerjang desa tersebut sempat melumpuhkan aktivitas warga, merusak rumah, tempat usaha, fasilitas ibadah, hingga mengganggu proses belajar anak-anak. Dalam kondisi itu, BRI hadir membawa bantuan nyata melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli.

Bantuan yang disalurkan mencakup fasilitas umum rumah ibadah (musholla dan gereja), paket sembako, perlengkapan sekolah, hingga bantuan dan santunan kepada Agen BRILink yang terdampak langsung akibat banjir dan tanah longsor.
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Medan, John Sarjono, secara tegas menyampaikan bahwa kehadiran BRI di lokasi terdampak bencana adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial, bukan sekadar agenda perayaan ulang tahun.
“Kami melihat langsung kondisi warga pascabanjir. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan kehidupan sehari-hari,” ujar John Sarjono di sela kegiatan.
Pemerintah Desa Bukit Mas mengakui bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan. Kepala Desa yang berhalangan hadir diwakili Sekretaris Desa Musa Putra Tarigan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat BRI yang dinilai tidak menunggu situasi kembali normal untuk bertindak.
“Kami berterima kasih atas kepedulian BRI. Bantuan ini benar-benar dirasakan langsung oleh warga kami yang terdampak banjir,” ucap Musa.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan ke SD Swasta Pantai Buaya. Di sekolah tersebut, anak-anak yang sempat terdampak banjir mendapatkan dongeng edukatif sebagai bentuk pemulihan psikologis pascabencana. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa dampak bencana tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mental anak-anak.

Selanjutnya, bantuan fasilitas rumah ibadah diserahkan di Kantor Desa Bukit Mas. BRI juga memberikan bantuan renovasi rumah dan tempat usaha Agen BRILink yang mengalami kerusakan berat. Salah satunya Agen BRILink Depot Air Minum Juli, yang terdampak cukup parah akibat banjir dan longsor di wilayah Sumatera.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, Regional Business Support Office Head (RBSH) Muslikhin, Regional Micro Banking Head (RMBH) Wahib Gunadi, serta jajaran staf BRI Region 1 Medan. Dari BRI Branch Office Stabat, hadir BOH Ramlan, MBM M. Nazli, M. Azhar Ishar, dan SBO M. Ikhsan Dodi.
Di usia ke-130 tahun, BRI menegaskan posisinya tidak hanya sebagai institusi keuangan, tetapi juga entitas yang dituntut hadir dan bertindak nyata saat masyarakat menghadapi krisis. Langkah turun langsung ke lokasi banjir Bukit Mas menjadi catatan bahwa tanggung jawab sosial tidak cukup disampaikan lewat laporan, tetapi harus dibuktikan di lapangan.
Reporter : Agus Sidarta
Editor : Zulkarnain Idrus

.jpeg)