BRI BO Stabat Menggelegar di Tanam Raya Jagung Langkat, Komitmen Nyata yang Membahana Menuju Swasembada

Redaksi Media Bahri
0

InvestigasiGWI.com | Langkat – Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan Asrama Polres Langkat, Jalan Pattimura, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Sabtu (7/3/2026), bukan sekadar kegiatan rutin. Di baliknya, ada gaung besar yang membahana: swasembada pangan tak boleh lagi berhenti di wacana.

Di tengah sorotan itu, Bank Rakyat Indonesia melalui BRI BO Stabat tampil dengan langkah tegas dan terbuka. Kehadirannya seolah menjadi penegasan bahwa sektor perbankan tak bisa lagi berada di pinggir—harus masuk, terlibat, dan ikut menentukan arah.

Kapolres Langkat, David Triyo Prasojo, memimpin langsung kegiatan dengan nada yang tak menyisakan ruang untuk setengah langkah. Bersama Forkopimda dan lintas instansi, ia mendorong agar tanam hari ini benar-benar berujung pada hasil yang terukur.

Barisan yang hadir mencerminkan kekuatan kolaborasi: Wakapolres Langkat Kompol Husnil Mubarak Daulay, Branch Office Head BRI BO Stabat Ramlan, Manager Bisnis Mikro M. Azhar Ishar, serta perwakilan Perum Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian, hingga unsur pemerintah daerah.

Kegiatan ini juga terhubung dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara virtual. Namun realitas sesungguhnya tidak ada di layar—melainkan di tanah yang digarap, di mana komitmen diuji tanpa ruang kompromi.

Ramlan dari BRI BO Stabat angkat bicara dengan nada lugas. Ia menegaskan bahwa peran BRI bukan sekadar simbol kehadiran, tetapi bagian dari dorongan nyata untuk menguatkan petani.

“Kalau ingin swasembada, semua harus bergerak. BRI membuka akses pembiayaan dan pendampingan agar petani bisa naik kelas. Ini kerja nyata, bukan sekadar slogan,” tegasnya.

Nada kegiatan ini jelas: keras, tajam, dan membahana. Tanam raya ini seperti alarm bagi semua pihak—bahwa ketahanan pangan tidak bisa ditunda, dan tidak bisa diserahkan pada satu pihak saja.

Dari Langkat, gelombang itu mulai terasa. Benih telah ditanam, komitmen telah ditegaskan. Kini publik menunggu: apakah langkah ini akan benar-benar berbuah, atau kembali tenggelam dalam rutinitas?

Satu hal pasti, gerakan ini telah dimulai dengan suara lantang—dan harapan pun ikut membahana.

Jurnalis : Agus Sidarta
Editor: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top