Polres Boyolali Perkuat Sinergi, Rakor Linsek Operasi Lilin Candi 2025 Tekankan Kesiapsiagaan Maksimal Nataru

Redaksi Media Bahri
0

Boyolali – InvestigasiGWI.com | 
Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Boyolali mengambil langkah tegas melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Operasi Lilin Candi 2025, Rabu (10/12/2025). Rakor yang digelar di Resti Cepogo Cheese Park, Genting, Kecamatan Cepogo, menjadi panggung strategis bagi seluruh unsur keamanan, pemerintah, dan pengelola objek wisata untuk menutup celah rawan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto memimpin rapat dan menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak bisa setengah hati. Semua jalur utama, titik wisata, dan pusat keramaian harus berada dalam pengawasan intensif.

“Kami tidak bisa menoleransi kelalaian. Titik rawan, jalur wisata, dan pusat kegiatan masyarakat harus terpantau penuh. Sinergi lintas sektoral adalah kunci agar Nataru tahun ini benar-benar aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi warga maupun pengunjung,” tegas Kapolres Boyolali dengan nada tegas.

Rakor ini melibatkan seluruh pihak penting: Kepala PKK 3,4 Provinsi Jawa Tengah Margiyanto, Kepala BPTD Kelas II Jawa Tengah, Kadishub Boyolali Insan Dwi Asmono, Kepala BPBD Suratno, perwakilan DPU PR, Satpol PP, DLH, dan Dinas Kesehatan Boyolali. Unsur swasta dan pengelola transportasi serta objek wisata pun hadir, termasuk PT Jasa Raharja, PT Pertamina, Organda Boyolali, TMJ, JSN, JMTO, serta pengelola destinasi wisata seperti Cepogo Cheese Park, Waduk Cengklik Park, Umbul Sewu Pengging, Tlatar, dan Bale Rantjah.

Kasat Lantas AKP Tri Afandi memaparkan rencana teknis pengamanan, termasuk peta kerawanan, rekayasa arus lalu lintas, pola tanggap darurat, serta mekanisme koordinasi cepat antarinstansi. Rakor ini juga menjadi forum kritis untuk mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan, hingga gangguan keamanan yang bisa terjadi jika sinergi tidak berjalan maksimal.

InvestigasiGWI.com menyoroti bahwa meski Polres Boyolali sudah melakukan langkah awal, tantangan besar tetap ada. Lonjakan aktivitas masyarakat dan wisatawan di Boyolali bisa memicu risiko serius bila tidak ditangani dengan disiplin dan koordinasi nyata di lapangan. Rakor Linsek ini adalah bukti nyata, bukan sekadar simbolik, bahwa aparat menekankan tanggung jawab penuh dalam memastikan pengamanan Nataru.

Dengan sinergi lintas sektoral yang kuat, Operasi Lilin Candi 2025 diharapkan mampu menciptakan Boyolali yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga dan pengunjung. Namun, semua pihak diingatkan: pengawasan lemah di satu titik rawan bisa berdampak domino bagi keamanan secara keseluruhan.

Reporter: Armila | InvestigasiGWI.com

Editor: Zulkarnain Idrus



Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top