
InvestigasiGWI.com | Serang – Rabu, 24 September 2025 – Sebanyak 445 advokat baru diambil sumpahnya di Pengadilan Tinggi Banten. Namun, di balik prosesi penuh khidmat itu, terselip kisah menarik: Muhammad Aqil Bahri, S.H, Ketua DPC Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kota Tangerang, resmi beralih peran dari pengawal informasi ke pengawal keadilan.
Pelantikan dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Muhammad Aqil Bahri mengikuti setiap tahapan dengan serius, menandai langkah besarnya memasuki dunia hukum.
Dalam wawancara bersama InvestigasiGWI.com, Aqil mengungkap alasan mendasar di balik pilihannya.
“Banyak masyarakat datang meminta solusi hukum. Ada yang bisa selesai lewat jalan damai, tapi ada juga yang harus masuk ke ruang sidang. Itulah sebabnya saya mantap menjadi advokat, agar bisa mendampingi hingga tuntas,” jelasnya.
Jejak Aqil sebelumnya lebih dikenal di dunia pers, di mana ia kerap mengangkat isu-isu tajam dan kritis. Kini, kiprahnya memasuki ranah hukum membuka babak baru: dari menulis fakta ke membela hak.
“Saya merasa ini saatnya memperluas peran. Jurnalis memberi saya ruang untuk mengkritisi, advokat memberi saya ruang untuk bertindak. Dua-duanya bermuara pada keadilan,” tegasnya.
Ketua DPD GWI Provinsi Banten, Syamsul Bahri, turut memberikan pandangannya.
“Kami menilai langkah Muhammad Aqil Bahri menjadi advokat adalah keputusan tepat. Dengan latar belakangnya sebagai wartawan, dia memahami problem masyarakat dari dekat. Kini, ia bisa membawa pemahaman itu ke ruang pengadilan,” ucap Syamsul.
Dengan resmi menyandang gelar advokat, Aqil menegaskan komitmennya: menghadang ketidakadilan, mengawal kasus hukum dengan integritas, serta memastikan masyarakat kecil tidak berjalan sendirian saat menghadapi proses hukum.
“Advokat harus berani berdiri di depan. Ini bukan soal popularitas, tapi soal keberanian menegakkan kebenaran,” pungkasnya.
Redaksi: InvestigasiGWI.com

