
Stabat – InvestigasiGWI.com | Tragedi memilukan kembali mengguncang Langkat. Muhammad Rahman (43), buruh bangunan asal Titi Kuning, Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya, Kamis (25/9/2025). Dugaan kuat, depresi mendalam usai ditinggal istri menjadi pemicu nekatnya korban mengakhiri hidup.
Informasi yang diperoleh InvestigasiGWI.com, insiden ini pertama kali terungkap ketika kakak korban mencoba membangunkannya untuk berangkat kerja. Berkali-kali pintu kamar digedor, namun tak ada jawaban. Rasa curiga memaksa sang kakak mengintip dari jendela samping, dan sontak dikejutkan dengan pemandangan mengerikan: Rahman tergantung, leher terlilit kain sarung, lidah menjulur, dan tubuh membiru.

Polsek Stabat bersama personel segera turun ke lokasi usai menerima laporan warga. Jenazah dievakuasi dan dilakukan identifikasi, namun keluarga menolak autopsi di rumah sakit.
Kasus ini bukan sekadar catatan kriminal biasa, melainkan potret kelam bagaimana tekanan batin tanpa penanganan bisa berujung pada kematian. Depresi terbukti menjadi “pembunuh sunyi” yang kerap diabaikan.
Redaksi: InvestigasiGWI com

.jpeg)