
Palu – InvestigasiGWI.com | Di tengah sorotan terhadap kinerja aparat negara, kabar menggembirakan datang dari institusi Polri. Briptu Pangeran Wana Kapito, anggota aktif Polda Sulawesi Tengah, secara resmi dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) cabang olahraga sepak takraw menuju SEA Games 2025.
Pemanggilan ini bukan tanpa alasan. Briptu Pangeran lolos seleksi nasional setelah tampil mengesankan dalam Piala Menpora 2025 yang digelar di Jakarta pada 21–26 Juni lalu. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa anggota Polri bisa berprestasi tidak hanya dalam tugas pengamanan, tapi juga di bidang olahraga nasional.

Plh. Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari, membenarkan kabar tersebut dalam keterangannya, Senin (5/8/2025).
“Kami sangat bangga. Ini menunjukkan bahwa institusi Polri mendukung penuh pengembangan talenta anggotanya, termasuk dalam bidang olahraga. Briptu Pangeran adalah teladan,” ujar AKBP Sugeng.
Pelatnas akan dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mulai 4 Agustus hingga 30 November 2025, berdasarkan surat resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga RI bernomor PO.01.00/7.31.4/D-III.3/VII/2025.

Briptu Pangeran bukan satu-satunya atlet asal Sulawesi Tengah yang lolos Pelatnas. Nama lain, Aditya Pratama, juga terpilih. Namun, Aditya mengikuti seleksi lewat jalur klub Indosport Depok dan bukan mewakili Dispora Sulteng.
Ketua Umum PSTI Sulawesi Tengah, Vera Rompas Mastura, mengungkapkan bahwa prestasi dua atlet tersebut menjadi momentum penting menuju PON 2028 di NTB–NTT.
“Kami menargetkan peningkatan prestasi. Takraw Sulteng harus bangkit, dan momentum ini adalah awalnya,” tegas Vera.

Untuk diketahui, pada PON XXI/2024 di Aceh–Sumut, tim sepak takraw Sulawesi Tengah menyumbangkan dua medali perunggu di sektor regu putra dan putri. Sebuah capaian yang mengindikasikan bahwa cabor ini memiliki potensi besar dan patut mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.
InvestigasiGWI.com akan terus mengawal dan memantau sejauh mana komitmen Pemprov Sulteng serta Dispora dalam mendukung pembinaan atlet-atlet potensial seperti Briptu Pangeran, agar prestasi tidak berhenti pada seremoni semata.
Redaksi: InvestigasiGWI.com
Editor: Zulkarnain Idrus

