
Palu, investigasigwi.com | Turnamen Domino Kapolda Sulteng Cup 2025 memasuki babak puncak dengan menyisakan 8 tim terbaik dari ratusan pasangan yang telah bersaing sejak 3 Juli 2025. Babak final ini jadi ajang pertarungan sesungguhnya untuk memperebutkan dua unit mobil sebagai hadiah utama, disertai motor dan uang jutaan rupiah.
Ajang yang digelar di halaman Mapolda Sulawesi Tengah ini menyita perhatian publik secara masif. Tidak hanya sebagai kompetisi hiburan, turnamen ini menunjukkan strategi matang, kerja sama tim, dan atmosfer persaingan yang tajam.

Berikut nama-nama pasangan yang lolos ke babak 8 besar:
1. Abd Halim & Ramadhan (Polres Morut)
2. Cundung & Aras (GAP/Gardu Ananda Palu)
3. Delon & Oten (Huntap Perdos Palu)
4. Ilham & Pian (Gardu Bulls Palu)
5. Dahlan & Sarwana (Polres Morowali)
6. Ary & Willy (Ikasmada Palu)
7. Sultan & Rustam (Bayur Domino Club Samarinda)
8. Salim & Rudy (Jl Merpati Lasoani)

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengungkapkan apresiasinya terhadap para finalis. Ia menilai bahwa ajang ini bukan semata soal permainan, tetapi bagian dari upaya membangun komunikasi humanis Polri dengan masyarakat.
“Peserta datang dari berbagai daerah, bukan hanya dari internal kepolisian. Ada dari Samarinda, Sulsel, Sulbar. Ini ajang pemersatu, sekaligus bukti bahwa pendekatan Polri bisa melalui cara yang menyenangkan namun berkesan,” kata Djoko dalam keterangannya.
Malam puncak turnamen yang akan digelar Senin, 8 Juli 2025, bakal semakin semarak dengan kehadiran artis ibukota Sanza Soeleman serta penyanyi lokal Joe Brothers yang akan memeriahkan panggung utama.

Sistem gugur kembali diterapkan pada babak final. Tak hanya hadiah mobil, tapi juga sepeda motor dan uang tunai jutaan rupiah siap dibawa pulang para pemenang. Persaingan dipastikan akan berlangsung panas, namun Polda Sulteng menjamin setiap pertandingan berjalan adil, bersih, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi cermin keberhasilan institusi dalam membangun keterlibatan dan kepercayaan publik.
(Tim Investigasi | investigasigwi.com)