Ricky Anthony Berharap Kapolres Baru Berhasil Tekan Peredaran Narkoba di Langkat

Redaksi Media Bahri
0

InvestigasiGWI.com | Langkat – Pergantian kepemimpinan di Polres Langkat membawa harapan baru bagi masyarakat. Usai resmi menjabat sebagai Kapolres Langkat menggantikan AKBP David Triyo Prasojo, AKBP Hannry PH Tambunan diharapkan mampu memperkuat upaya pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Langkat.


Harapan tersebut disampaikan Pimpinan DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, menyusul prosesi serah terima jabatan dan pisah sambut Kapolres Langkat yang berlangsung di Mapolres Langkat, Rabu (15/7/2026).


Politisi Partai NasDem yang akrab disapa RA itu menilai persoalan narkoba masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Kabupaten Langkat. Karena itu, ia berharap kepemimpinan AKBP Hannry PH Tambunan mampu menghadirkan langkah-langkah nyata dalam menekan bahkan memberantas jaringan peredaran narkotika.


"Kita berharap Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan dapat menumpas tuntas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya," ujar Ricky Anthony, Kamis (16/7/2026).


Menurutnya, maraknya peredaran narkotika telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Jika tidak ditangani secara serius, kondisi tersebut dikhawatirkan akan merusak generasi muda sekaligus memicu meningkatnya angka kriminalitas.


"Jika peredaran narkoba tidak diberangus, tentunya akan merusak generasi penerus bangsa. Efek domino lainnya, angka kriminalitas juga akan terus meningkat dan kehidupan sosial masyarakat akan terganggu," tegasnya.


AKBP Hannry PH Tambunan sendiri bukan sosok baru dalam penanganan kasus narkotika. Sebelum dipercaya memimpin Polres Langkat, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 tersebut menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi dan dikenal memiliki rekam jejak di bidang pemberantasan narkoba.


Pada Juni 2026, Hannry memimpin operasi yang menyasar 11 lokasi di Kota Bekasi. Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 14 tersangka yang diduga tergabung dalam jaringan peredaran obat keras ilegal. Polisi turut menyita 30.346 butir obat keras jenis Tramadol dan Eximer serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.


Sebelumnya, pada September 2025, tim yang dipimpinnya juga berhasil mengungkap sindikat narkotika dengan barang bukti berupa 88,8 gram sabu, 1,5 kilogram ganja, 68,08 gram tembakau sintetis, serta sejumlah peralatan laboratorium sederhana yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika.


Prestasi lainnya diraih pada Desember 2025 ketika berhasil memutus jalur distribusi narkotika di Kabupaten Bekasi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 124,28 gram sabu dan 1.557 butir pil ekstasi siap edar. Atas keberhasilan itu, AKBP Hannry menerima penghargaan dari Kapolres Metro Bekasi pada awal Januari 2026.


Sementara itu, AKBP David Triyo Prasojo yang sebelumnya memimpin Polres Langkat kini mendapat amanah baru sebagai Dirtahti Polda Metro Jaya.


Dengan pengalaman panjang di bidang reserse narkoba, masyarakat berharap kepemimpinan AKBP Hannry PH Tambunan mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kepolisian, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kondusif di Kabupaten Langkat.

(Rudi H/Rel)

Editor: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top