PERMATA Gelar Maulid Nabi di Jakarta, Bupati Aceh Tamiang Soroti Peran Strategis Warga Perantauan

Novaldo
0




JAKARTA —investivigasigwi.II.com-  Perhimpunan Masyarakat Aceh Tamiang (PERMATA) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Wisma/Sekretariat Taman Iskandar Muda (TIM), DKI Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan ukhuwah masyarakat Aceh Tamiang di perantauan.
Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, Suratmi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh masyarakat Aceh Tamiang serta sejumlah organisasi yang memiliki perhatian terhadap masyarakat Aceh Tamiang, di antaranya IKRAR (Ikatan Keluarga Rantau di Perantauan).

Peringatan Maulid kali ini turut dihadiri Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi, MH, Pembina PERMATA Mayjen (Purn) Drs. Sulaiman AB, SH, MH, Sekretaris Jenderal PERMATA Junaidi, SE, Ketua Umum PERMATA Jakarta Kolonel Marinir MJ Siregar, ST, M.Tr.Hanla, MM, Anggota DPR RI Dr. H.M. Nasir Djamil, M.Si, Anggota DPRD Aceh Nora Indah Nita, SE, MM, Tengku Marini, H. Sugianto, SE, MM, serta Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, ST, MM.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mempererat Ukhuwah di Era Modern”, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembina PERMATA, Mayjen (Purn) Drs. Sulaiman AB, mengapresiasi kekompakan jajaran pengurus dan panitia sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Pengurus bekerja dengan kompak sehingga acara Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini berlangsung dengan baik. Betapa kerasnya kerja panitia sehingga acara ini dapat terwujud dengan penuh khidmat dan lancar,” ujarnya.

Warga Perantauan Dinilai Punya Peran Penting

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyoroti keberadaan masyarakat Aceh Tamiang yang berada di berbagai daerah sebagai potensi yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, warga perantauan merupakan aset berharga yang perlu terus dijaga komunikasi dan sinerginya dengan pemerintah daerah.

“Warga perantauan adalah aset yang berharga. Jika potensi ini dapat dioptimalkan, akan sangat bermanfaat bagi pembangunan Aceh Tamiang,” kata Armia Fahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Armia Fahmi juga menyampaikan perkembangan penanganan dampak banjir bandang yang terjadi pada November 2025 di Aceh Tamiang.

Ia mengatakan, hingga saat ini masih terdapat tiga kecamatan yang menjadi konsentrasi pemerintah daerah dalam memperoleh bantuan untuk perbaikan pascabencana.

“Dalam empat bulan pascabencana banjir bandang, pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang saat ini sudah membangun huntara di kawasan bencana,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut ditutup dengan doa dan kebersamaan masyarakat Aceh Tamiang di perantauan, sekaligus menjadi momentum memperkuat ukhuwah serta komunikasi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah.

(Red)

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
Iklan berganti otomatis

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top