BINJAI — InvestigasiGWI.com | Sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas ditemukan tersangkut pada pohon bambu di pinggiran Sungai Bingai, Jalan Kecipir, Lingkungan VII, Kelurahan Paya Roba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga jenazah dievakuasi ke rumah sakit, identitas korban dan penyebab kematiannya belum diketahui.
Penemuan bermula ketika seorang warga yang sedang memancing melihat tubuh korban di pinggiran sungai. Berdasarkan kronologi awal yang diterima redaksi, temuan itu kemudian disampaikan kepada warga sekitar dan diteruskan kepada Kepala Lingkungan VII.
Korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 30–40 tahun. Namun, perkiraan usia tersebut belum dikonfirmasi melalui pemeriksaan identitas secara resmi.
Siapa korban sebenarnya? Bagaimana ia bisa berada di lokasi tersebut? Dan apa yang menyebabkan kematiannya? Sejumlah pertanyaan mendasar itu masih menunggu jawaban dari pihak berwenang.
Kepala Dinsos Instruksikan Tim Tagana Turun ke Lokasi
Dalam informasi penanganan yang diterima redaksi, Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, Triono Juli Mawardi, memerintahkan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Binjai untuk turun ke lokasi dan membantu proses penanganan serta evakuasi.
Tim Tagana di bawah koordinasi Koordinator Tagana Kota Binjai, Drs. Zulkhairi, bergabung dengan unsur kepolisian, termasuk Bhabinkamtibmas Polsek Binjai Barat, BPBD Kota Binjai, serta masyarakat setempat.
Keterlibatan tim gabungan tersebut ditujukan untuk membantu proses evakuasi jenazah dari lokasi penemuan.
Sekitar pukul 12.30 WIB, jenazah diberangkatkan menuju RSUD Dr. RM. Djoelham, Kota Binjai, untuk menjalani penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab Kematian Belum Bisa Disimpulkan
Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak rumah sakit mengenai identitas korban, hasil pemeriksaan medis, dan penyebab kematian.
Belum diketahui pula kapan korban meninggal dunia, berapa lama tubuhnya berada di sungai, ataupun bagaimana peristiwa sebelum jenazah ditemukan warga.
Kondisi tubuh yang tersangkut pada pohon bambu tidak serta-merta menjelaskan penyebab kematian. Tanpa hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan, tidak ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat kecelakaan, tenggelam, atau tindak pidana.
Karena itu, kepastian mengenai penyebab kematian harus menunggu hasil pemeriksaan dan penjelasan resmi pihak berwenang.
Publik Menunggu Kejelasan Identitas Korban
Penemuan jenazah tanpa identitas ini menuntut proses identifikasi yang cermat agar korban dapat segera dikenali dan keluarganya memperoleh kepastian.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat dengan perkiraan usia 30–40 tahun dapat berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
InvestigasiGWI.com menilai, informasi mengenai hasil identifikasi, pemeriksaan medis, dan tindak lanjut kepolisian menjadi kunci untuk menjawab pertanyaan yang muncul setelah penemuan jenazah tersebut.
Fakta yang tersedia sejauh ini terbatas pada penemuan dan evakuasi jenazah. Identitas korban, waktu kematian, penyebab kematian, serta kronologi sebelum ditemukan masih belum terungkap secara resmi.
Redaksi akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dengan mengedepankan konfirmasi, akurasi, dan pemisahan yang tegas antara fakta dan dugaan.
Reporter: Mhd. Dzaki Zuris
Editor: Zulkarnain Idrus




